Beranda Berita Kategori Berita Pertama di Jatim, Tol Kejapanan-Gempol Gunakan Gardu Tol Otomatis

Pertama di Jatim, Tol Kejapanan-Gempol Gunakan Gardu Tol Otomatis

Surel Cetak PDF

Surabaya - Setelah diujicoba untuk umum gratis selama 10 hari, mulai hari ini ruas jalan Tol Kejapanan-Gempol resmi dibuka dan dikenakan tarif. Jalan tol Kejapanan-Gempol sepanjang 3,55 km.

"Mulai pukul 00.00 wib hari ini 18 Mei 2015 mulai dikenakan tarif," ujar General Manager PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol Raddy R Lukman, Senin (18/5/2015).

Ruas jalan tol ini merupakan bagian dari proyek relokasi jalan tol Porong-Gempol-yang terputus karena terendam luapan lumpur Lapindo. Jalan Tol Kejapanan-Gempol ini juga terkoneksi dengan jalan tol Gempol-Pandaan dan jalan tol Gempol-Pasuruan.

Pemberlakuan tarif tol Kejapanan-Gempol berdasarkan surat Keputusan Menteri PU dan Perumahan Rakyat Nomor 259/KPTS/M/2015.

Tarif tol untuk kendaraan Golongan I dikenakan biaya sebesar Rp 3.000. Golongan II Rp 4.500, Golongan III Rp 6.000, Golongan IV Rp 7.500 dan Golongan V Rp 8.500.

Bagi pengendara yang akan melintas di tol Kejapanan-Gempol, tidak perlu mengambil kartu masuk tol di petugas jaga. Karena, PT Jasa Marga Cabang Surabaya-Gempol menggunakan alat Gardu Tol Otomatis.

"Yang di ruas Kejapanan-Gempol jenisnya adalah GTO Entrance. Mengeluarkan kartu tanda masuk elektronik (KTME) secara otomatis. Alat ini memang pertama kali digunakan di Jawa Timur," tutur Raddy.

Penggunan tol baru menyerahkan kartu dan membayar tarif tol ke petugas Jasa Marga ketika di pintu exit tol.

"Sedangkan yang di ruas Surabaya-Gempol jenisnya GTO sistem terbuka atau GTO pembayaran yaitu GTO khusus pembayaran non tunai. Dapat menggunakan seperti e-tol card, e-money gazcard maupun indomaret card," tandasnya. (detik.com)

 

Add comment


Security code
Refresh